Aksi Kemanusiaan Polres OKU: Bantu Satu Keluarga yang Telah Berjalan Kaki 3 Bulan dari Semarang

Berita, OKU85 Dilihat

Kehilangan Identitas: Dalam kondisi terdampar tanpa penghasilan, cobaan bertambah saat uang dan dokumen identitas mereka hilang.

Bertahan di Jalanan: Tanpa biaya untuk pulang, mereka memutuskan berjalan kaki ratusan kilometer, mengandalkan masjid untuk beristirahat dan bantuan warga sekitar untuk makan.

Mengubah Ketakutan Menjadi Senyuman

Ada momen emosional saat evakuasi berlangsung. Sang anak awalnya merasa takut melihat kehadiran polisi. Namun, melalui pendekatan persuasif dan empati yang ditunjukkan personel Polres OKU, rasa takut itu luluh.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub Sumsel Ingatkan Komedian Lokal: Adaptif, Cerdas, dan Hindari Citra Negatif di Era Digital

“Awalnya mereka sempat ragu, terutama sang anak. Namun setelah kita dekati secara humanis, mereka merasa aman. Bahkan saat kami antar ke agen travel, sang anak sudah bisa tersenyum kembali,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Respon Cepat dan Bantuan Nyata

Polres OKU tidak hanya sekadar memberikan tumpangan, namun juga memastikan kepulangan mereka berjalan lancar dengan langkah-langkah berikut:

Baca Juga :  Respons Cepat, Polsek Jayaloka dan Tim Gabungan Survei Lokasi Pasang Perangkap Beruang Madu

Evakuasi: Keluarga dibawa menggunakan kendaraan dinas menuju agen travel.