Di tengah kericuhan, DPRD Pati juga secara resmi membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengusut pemakzulan Bupati Sudewo. Namun, sebelum proses pemakzulan berlanjut, Sudewo mengumumkan pengunduran dirinya di hadapan publik. “Saya menyatakan mundur dari jabatan saya sebagai Bupati Pati periode 2024-2029, karena telah gagal menjadi pemimpin yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Sudewo. Ia juga mengakui bahwa selama menjabat, dirinya tidak menjunjung tinggi supremasi hukum.
Aksi ini menjadi cerminan bahwa masyarakat Pati menuntut keadilan dan kebijaksanaan dari para pemimpinnya, sekaligus menunjukkan bahwa rakyat akan melawan setiap kebijakan yang dianggap di luar nalar.
(Zulia/j)
