Menurut data kepolisian, faktor kesehatan pengemudi seperti kelelahan, hipertensi, atau penyalahgunaan narkoba menjadi penyebab utama kecelakaan saat arus mudik. Oleh karena itu, pemeriksaan ini bertindak sebagai langkah preventif untuk memastikan sopir dalam kondisi fisik dan mental yang sehat.
Proses pemeriksaan berjalan tertib, di mana para sopir terlebih dahulu menjalani tes urine untuk mendeteksi narkoba sebelum diperiksa tekanan darah. Sementara itu, penumpang yang menunggu keberangkatan juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis beserta tips menjaga kesehatan selama perjalanan jauh.
Penda Anica Tursia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Polri dalam melayani masyarakat. “Kami ingin memastikan sopir sehat dan bebas narkoba agar mengemudi dengan aman, sekaligus memberikan kenyamanan bagi penumpang melalui pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat faktor kesehatan, seperti microsleep atau kondisi medis mendadak di jalan raya. Hal ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan fatal selama musim mudik tahun ini.
