Dalam pengamanan kegiatan, Dandim 0719 Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, S.Sos., memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan kondusif. Pengawalan dilakukan secara menyeluruh, baik di darat maupun saat prosesi larung di laut, sehingga masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan rasa aman dan nyaman.
Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi menyampaikan bahwa Pesta Lomban bukan sekedar tradisi, tetapi juga bentuk pelestarian budaya warisan leluhur yang harus terus dijaga. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenalkan budaya Jepara kepada generasi muda, termasuk generasi Z, agar tetap bangga dan turut melestarikan kearifan lokal.
“Tradisi ini adalah warisan budaya yang harus kita uri-uri dan lestarikan. Kita patut bangga karena budaya Jepara mampu menarik perhatian hingga mancanegara,” ujarnya.
Rangkaian Pesta Lomban 2026 ditutup dengan Festival Kupat Lepet, di mana ribuan gunungan ketupat dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol kerukunan dan saling memaafkan dalam suasana Idulfitri. (Zulia)
