Desa Sukarami Gelar Rembuk Stunting Tahun 2025/2026, Perkuat Pencegahan dan Edukasi

Berita, OKU269 Dilihat

 

Mengenali dan Mencegah Stunting

Dr. Selly menjelaskan bahwa stunting dapat dikenali secara fisik, di mana anak yang terindikasi stunting umumnya relatif kecil dan pendek. Meskipun demikian, tidak semua anak yang bertubuh kecil dan pendek mengidap stunting. Beliau mengingatkan bahwa stunting yang dibiarkan dalam jangka panjang dapat memengaruhi tingkat kecerdasan anak.

Baca Juga :  Unik! Petinggi Desa Mantingan Tunggangi "Gajah Jadian" di Pagelaran Kethoprak Sedekah Bumi 2026

 

 

Untuk menanggulangi stunting, dr. Selly menekankan beberapa poin penting:

Pemantauan Kehamilan: Pemantauan kehamilan secara berkala sangat diperlukan.

Asupan Gizi dan Psikologi: Perhatian terhadap asupan gizi dan kondisi psikologi ibu hamil dan balita adalah krusial.

Imunisasi: Ibu hamil wajib mengikuti program imunisasi yang dianjurkan.

 

Pelaporan Berjenjang: Apabila ada keluhan, kader dapat melapor kepada Bidan Desa, yang selanjutnya akan meneruskan laporan ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Publik, Kapolda Sumsel Resmikan Gedung SPKT dan Aspol Baru di Musi Rawas

 

Dr. Selly juga menegaskan bahwa penanggulangan stunting adalah tanggung jawab bersama. Hal ini bisa dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, memastikan kebersihan sumber air konsumsi (sumur bor), dan menjaga kebersihan MCK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *