Selanjutnya, Prof. Arif dari Bank Muamalat Syariah menyampaikan bahwa pengelolaan BPKH tahun 2026 telah berjalan dengan baik dan transparan sejak tahun 2018 hingga 2024. Pengelolaan tersebut selalu menghasilkan keuntungan dan meningkatkan minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji, karena dana diinvestasikan dan dialirkan kembali untuk kemaslahatan umat. BPKH juga telah mendapatkan predikat WTP terbaik sebanyak tujuh kali dan bekerja sama dengan 34 cabang bank syariah, dengan total keuangan yang mencapai 182 triliun rupiah.
Pada bagian penutup, Wakil DPR-RI H. Abdul Wachid mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir. Beliau menegaskan bahwa pengelolaan BPKH telah berjalan secara transparan dan mengajak masyarakat yang memiliki niat untuk menunaikan ibadah haji agar segera mulai menabung. Biaya haji saat ini sebesar lima puluh empat juta rupiah per orang, dan beliau mengingatkan agar ibadah dilakukan dengan niat karena Allah SWT serta menjalankan seluruh rukun ibadah haji mulai dari administrasi, tawaf, sai, tahallul, lempar jumrah, hingga wukuf. “Semoga yang hadir bisa pergi haji ke Mekah dan Madinah,” pungkasnya.(zulia)
