“kalau untuk menggratiskan kami banyak pertimbangan, apa lagi ada air yang sudah di pakai dengan distribusi yang kita lakukan, kita juga punya beban moral terhadap perusahaan yang merupakan milik daerah, jadi tadi sudah kita sepakati bersama masyarakat kita berikan diskon untuk tagihan bulan Maret dan April sebesar 50 Persen, nah bagaimana jika sudah terlanjur membayar maka akan diberlakukan untuk bulan berikutnya,” pungkasnya.
Sebelumnya, puluhan warga dari 2 kelurahan (Air Gading dan Talang Jawa) mendatangi kantor PDAM untuk memprotes buruknya pelayanan PDAM. Karena menurut warga hal itu membuat mereka harus merogoh kocek yang lebih dalam untuk membeli air tedmon.
“Bulan Februari hanya hidup 4 kali, Bulan Maret mengalir cuma 3 kali, sementara kami butuh air, kami terpaksa beli air tedmon, bahkan dalam sebulan bisa sampai 5 kali beli air. Sementara tagihan rekening Air tetap harus dibayar. Begaimana ini kewajiban kami sudah kami laksanakan sementara hak kami tidak dipenuhi,” kata Deddy warga yang ikut dalam kegiatan itu.
