Gebyar Pesta Lomban Kupatan Pemuda 25 Lebak Selulang Jepara

Tokoh masyarakat setempat pun mendukung kegiatan pemuda dan mengatakan, kegiatan acara lomban kupatan tersebut biasanya di selenggarakan satu minggu setelah Lebaran hari Raya Idul Fitri, setiap tahunnya,Juga bagian dari Nguri-uri atau melestarikan tradisi lomban kupatan yang di wariskan oleh nenek moyang pendahulu sebagai bentuk rasa Syukur kita pada Allah SWT.

Baca Juga :  Wujudkan Lingkungan Bebas Pungli dan Kondusif, Karutan Jepara Tatap Muka dengan Warga Binaan

Warga sekitar mengatakan, “Sebagian masyarakat agar tidak jauh jauh mengajak keluarganya untuk ikut memeriahkan lomban kupatan di wilayah desa masing masing guna untuk mencegah kemacetan atau keramaian di jalan raya.

Sementara itu, mas feri selaku ketua pemuda sekaligus yang bertanggung jawab dalam acara lomban kupatan mewakili dalam sambutannya menyampaikan, rasa Puji syukur kepada Tuhan YME, serta menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para tamu undangan yang telah turut hadir untuk memeriahkan acara tersebut.

Baca Juga :  Semangat Hijrah di Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Jepara Antusias Ikuti Kelas Agama

Acara lomban kupatan yang telah di ramaikan Rete musik ini merupakan sudah menjadi tradisi atau acara rutinan tiap tahun sekali yang di lakukan masyarakat desa Lebak Selulang Pakisaji Jepara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *