Tokoh masyarakat setempat pun mendukung kegiatan pemuda dan mengatakan, kegiatan acara lomban kupatan tersebut biasanya di selenggarakan satu minggu setelah Lebaran hari Raya Idul Fitri, setiap tahunnya,Juga bagian dari Nguri-uri atau melestarikan tradisi lomban kupatan yang di wariskan oleh nenek moyang pendahulu sebagai bentuk rasa Syukur kita pada Allah SWT.
Warga sekitar mengatakan, “Sebagian masyarakat agar tidak jauh jauh mengajak keluarganya untuk ikut memeriahkan lomban kupatan di wilayah desa masing masing guna untuk mencegah kemacetan atau keramaian di jalan raya.
Sementara itu, mas feri selaku ketua pemuda sekaligus yang bertanggung jawab dalam acara lomban kupatan mewakili dalam sambutannya menyampaikan, rasa Puji syukur kepada Tuhan YME, serta menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para tamu undangan yang telah turut hadir untuk memeriahkan acara tersebut.
Acara lomban kupatan yang telah di ramaikan Rete musik ini merupakan sudah menjadi tradisi atau acara rutinan tiap tahun sekali yang di lakukan masyarakat desa Lebak Selulang Pakisaji Jepara.
