PRABUMULIH, transnewss.com – Sebagai bentuk fungsi kontrol sosial, LSM Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) menjadwalkan kunjungan ke kantor Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Prabumulih pada pekan depan. Langkah ini diambil guna menindaklanjuti aspirasi warga terkait transparansi kebijakan dan pengelolaan dana publik di bank daerah tersebut
Ketua DPD APM, Abi Rahmad Rizky, mengungkapkan bahwa rencana ini didasari oleh hasil kajian awal timnya terhadap keluhan masyarakat. Fokus utama mereka tertuju pada dua hal: penggunaan dana publik serta kebijakan kredit yang dinilai belum berpihak secara maksimal kepada pelaku usaha mikro dan kecil di Prabumulih.
Poin Utama Audiensi APM:
Transparansi Kebijakan: Memastikan setiap keputusan perbankan selaras dengan kepentingan masyarakat luas.
Akses Keuangan Adil: Mengevaluasi kebijakan kredit agar lebih ramah bagi pelaku usaha kecil (UMKM).
Fungsi Kontrol: Menjalankan peran lembaga swadaya masyarakat dalam menjaga akuntabilitas institusi daerah.
“Tujuan kami bukan mencari-cari kesalahan, melainkan memastikan pengelolaan dana berjalan transparan. Kami ingin ada ruang dialog agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah,” ujar Abi dalam konferensi pers, Kamis (20/02/2026).
Menunggu Respons Pihak Bank
Meski surat permohonan audiensi telah dilayangkan sejak sepekan lalu, hingga saat ini pihak manajemen Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih belum memberikan jawaban pasti. Abi berharap pihak perbankan bersikap kooperatif untuk melakukan pertemuan terbuka demi kepentingan ekonomi daerah.
