Selain penjagaan statis, aparat juga mengoptimalkan patroli mobile atau patroli hunting secara intensif. Langkah ini ditujukan untuk mengawasi jalur akses dan area rawan sebagai upaya preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Patroli hunting menjadi strategi utama kami dalam mengantisipasi gangguan sejak dini. Kami optimalkan langkah preventif ini di seluruh wilayah, terutama di titik-titik rawan,” tambahnya.
Tidak hanya soal keamanan, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi gereja untuk mencegah kemacetan dan memastikan kelancaran mobilitas jemaat. Meskipun di sejumlah gereja tercatat dihadiri oleh ratusan jemaat, situasi tetap terkendali berkat pengamanan yang intensif.
Hingga kegiatan selesai, tidak ditemukan adanya insiden atau gangguan keamanan yang mencolok. Keberhasilan ini menjadi bukti efektifitas strategi yang diterapkan serta sinergi yang baik antara aparat dan masyarakat.
Bobby menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya berhenti pada hari Jumat Agung saja, namun akan terus dilanjutkan hingga seluruh rangkaian perayaan Paskah selesai. Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat secara menyeluruh.
