Sekitar 5.000 peserta terdiri dari pengemudi ojol dari berbagai platform seperti Maxim, Grab, Gocar, Shopee, dan Gojek, serta pekerja dari organisasi buruh termasuk KSPSI Sumsel 1973, KASBI Sumsel, KSPSI Sumsel AGN, SPPLNI-KPBI, dan NIKUEBA-KSBSI.
Acara juga menghadirkan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa, yang menunjukkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.
Selain apel, juga dilakukan deklarasi bersama sebagai komitmen bersama Polri, komunitas ojol, dan serikat buruh dalam menjaga stabilitas keamanan di Sumsel.
Kapolres OKU menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri membangun sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat.
“Kami berharap komunitas ojol dan buruh dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan serta berperan aktif menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” pungkasnya.(sms)
