Ia juga mengingatkan pentingnya budaya kerja kolaboratif dan mengesampingkan ego sektoral. “Di Polri tidak ada sosok Superman yang menyelesaikan semua masalah sendirian. Kita butuh Super Team. Dengan komunikasi baik, saling percaya, dan saling mendukung, tidak ada tantangan yang tidak bisa diselesaikan bersama,” tambah Kapolda.
Kejuaraan ini juga merupakan implementasi Program Presisi Polri yang memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kemampuan menembak bukan hanya soal teknik senjata api, tetapi juga melatih konsentrasi, ketenangan, disiplin, serta kemampuan mengambil keputusan cepat dan tepat di bawah tekanan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga. “Ini adalah wahana menyatukan visi seluruh personel, memperkuat semangat kebersamaan demi pelayanan lebih baik kepada masyarakat. Sejalan dengan tagline ‘Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae’, kita bangun Polri yang solid, profesional, dan selalu hadir memberikan rasa aman,” ungkapnya.
