Pola Pengamanan Dinamis dan Humanis
Menindaklanjuti arahan tersebut, Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. M. Anis Prasetio, S.I.K., menjelaskan langkah taktis di lapangan:
Kekuatan Personel: Mengerahkan sebanyak 1.009 personel gabungan yang terbagi ke dalam berbagai satuan tugas.
Metode Pengamanan: Terukur, dinamis, dan humanis.
Rekayasa Lalu Lintas: Bersifat situasional untuk menghindari penumpukan kendaraan.
“Prinsip utama kami adalah VVIP aman, namun denyut nadi rutinitas masyarakat tetap berjalan. Rekayasa lalu luntas bersifat situasional. Personel di lapangan telah diinstruksikan untuk segera mengurai arus kendaraan setelah iring-iringan melintas sehingga tidak terjadi penumpukan lalu lintas yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Kombes Pol. M. Anis Prasetio.
Implementasi Polri Presisi
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kesuksesan pengamanan ini merupakan buah kolaborasi manis seluruh unsur Forkopimda.
“Sesuai arahan Bapak Kapolda, pola pengamanan yang diterapkan mengutamakan keselamatan tamu negara sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat. Kehadiran personel di RSUD Siti Fatimah, Jembatan Musi V, maupun PSEL Palembang bukan untuk membatasi ruang publik, melainkan memberikan pelayanan sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Inilah implementasi Polri Presisi yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” jelas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
