“Pelajaran hidup terbesar yang saya peroleh adalah pentingnya empati, ketekunan, dan rasa syukur. Berinteraksi langsung dengan mereka dan membantu menyelesaikan persoalan di balik setiap berkas kredit yang disetujui, ada harapan sebuah keluarga untuk kehidupan yang lebih sejahtera, dan menjadi bagian dari perjuangan mereka adalah sebuah kebanggaan yang tak ternilai,” ujar Alifia.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan kisah Alifia menunjukkan peran Mantri BRI yang begitu dekat dengan kehidupan masyarakat di wilayah pedesaan.
“Peran seperti Alifia menunjukkan bahwa Mantri BRI memiliki posisi penting dalam membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat sekaligus memajukan perkembangan usaha mereka secara langsung. Keterkaitan tersebut menjadi kekuatan BRI untuk memperluas inklusi keuangan melalui layanan dan pembiayaan yang relevan, sekaligus memastikan kehadiran BRI dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah,” pungkas Dhanny.(ml)
