Peran Polwan dan Sejarah Singkat
Dalam menjalankan tugas, Polwan Polres Jepara berharap nilai-nilai perjuangan para pahlawan dapat menjadi sumber inspirasi untuk terus bekerja dengan integritas, keberanian, dan dedikasi tinggi. Peringatan HUT Polwan ke-77 ini juga menjadi pengingat akan peran penting Polwan dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Sebagai informasi, sejarah Polwan dimulai pada tahun 1948. Saat itu, polisi mengalami kesulitan saat harus memeriksa wanita, baik sebagai korban, pelaku, maupun saksi. Hal ini membuat banyak organisasi wanita, termasuk Organisasi Wanita Islam di Bukittinggi, mengusulkan agar wanita dilibatkan dalam pendidikan kepolisian.
Usulan tersebut disambut baik. Pada 1 September 1948, enam siswa wanita, yaitu Mariana Saanin, Nelly Pauna, Rosmalina Loekman, Dahniar Sukotjo, Djasmainar, dan Rosnalia Taher, secara resmi mengikuti pendidikan inspektur polisi di Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukittinggi. Sejak saat itu, tanggal 1 September diperingati sebagai Hari Lahirnya Polisi Wanita.(zulia)
