Pesan khusus juga dititipkan kepada para menteri dan kepala daerah agar memastikan setiap kebijakan publik yang lahir selalu berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak masyarakat terkecil, dan tidak meninggalkan siapa pun.
“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” tuturnya tegas.
Menutup amanatnya, Kapolres mengajak seluruh pihak untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang religius, kuat karena kemanusiaannya, dan kokoh dengan semangat persatuan.
“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” pungkasnya.
Sumber : rill humas
Laporan : yan
