Arief juga meminta setiap satuan tugas menunjuk operator khusus untuk menjamin kelancaran pelaporan harian operasi yang tertib dan terstruktur. Selain itu, Polda Sumsel telah menyiapkan mekanisme analisis dan evaluasi (Anev) secara berkala untuk memantau perkembangan situasi selama operasi berlangsung. Seluruh kepala satgas dan perangkat operasi diwajibkan menghadiri kegiatan evaluasi tersebut guna menjamin koordinasi yang optimal.
Pada hari pertama pelaksanaan, pihaknya juga mempersiapkan diri untuk kedatangan Tim Supervisi Mabes Polri yang akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan operasi di Sumatera Selatan.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menyatakan bahwa apel harian merupakan instrumen penting untuk memastikan kesiapsiagaan personel. “Apel harian menjadi bagian dari pengendalian operasional. Melalui apel ini kami memastikan seluruh personel dalam kondisi siap, sehat, dan memahami tugas masing-masing untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa seluruh personel yang terlibat telah menerima arahan teknis sebelum operasi dimulai. Setiap perwira yang tercantum dalam surat perintah operasi bertanggung jawab mengendalikan anggotanya agar operasi berjalan efektif dan terkoordinasi. “Kami memastikan setiap satgas bekerja secara terstruktur dan melaporkan perkembangan situasi secara berkala selama operasi berlangsung,” ujar Nandang.
