Polres OKU Bongkar Arena Judi Sabung Ayam dalam Operasi KRYD Jelang Ramadhan

Berita, OKU314 Dilihat

 

 

Sinergi Lintas Instansi

Operasi ini tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga mengedepankan sinergi lintas sektoral. Tim gabungan yang bergerak ke lokasi terdiri dari:

 

Personel Polres OKU (Sat Samapta dan Sat Intelkam), Subdenpom Baturaja, Satpol PP Kabupaten OKU, Pemerintah setempat (Camat Lubuk Batang dan Kepala Desa Banuayu).

Baca Juga :  Tingkatkan Budaya Kerja, Karutan Jepara Minta Seluruh Program Berorientasi Pada Hasil Nyata

 

 

Setibanya di Dusun X RT 15, Desa Banuayu, petugas langsung melakukan pembongkaran terhadap pondok-pondok kayu serta fasilitas penunjang lainnya yang dijadikan sarana perjudian sabung ayam.

 

Komitmen Jaga Kamtibmas

Dalam penggerebekan tersebut, AKP Ferri memastikan tidak ada perlawanan dari pihak manapun. Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali hingga seluruh fasilitas arena judi rata dengan tanah.

Baca Juga :  Mutasi Jabatan di Polres Prabumulih: Kabag SDM Dilantik, Kasat Reskrim dan Lantas Resmi Berganti

 

 

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Tidak ada kejadian menonjol selama proses pembongkaran berlangsung,” tambahnya.

 

Penertiban ini menjadi sinyal keras bagi pelaku penyakit masyarakat di wilayah hukum OKU. Polres OKU menegaskan akan terus meningkatkan KRYD guna memberantas segala bentuk kemaksiatan dan perjudian, demi menjamin kekhusyukan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.(ml)