Kegiatan ini membuktikan komitmen Polwan Polda Aceh untuk menghadirkan sisi humanis Polri. Melalui aksi sederhana yang menyentuh ini, mereka tidak hanya menyebarkan kepedulian, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat. Menurutnya, perjalanan panjang Polwan sejak lahir pada 1 September 1948 telah melahirkan peran penting di berbagai bidang, termasuk bidang sosial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polwan hadir bukan hanya di balik seragam, tetapi juga dengan hati dan kepedulian,” pungkas Rahmani Patana.(***)
