Saat ditemui awak media transnewss.com di kediaman pribadinya di Bapangan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Supriyanto berbagi pandangannya. “Saya sering kok komunikasi dengan Pak Agus Sutisna dan Pak Masykuri (keduanya adalah pengurus PPP), baru kemarin beliau berdua datang ke sini, kita ngobrol, ya normatif saja mengalir membicarakan Jepara ke depan seperti apa,” terang pria yang berkumis tipis ini. “Bukan hanya PPP, kami juga sering bertemu dan berkomunikasi dengan teman-teman dari Partai Gerindra dan Demokrat juga partai lainnya. Intinya, komunikasi harus tetap kita jalankan, keputusan kan ada di DPP,” ungkap Supriyanto.
“Dorongan dari unsur partai, dari para kiai serta masyarakat yang nantinya akan menguatkan tekad saya untuk lebih serius maju dalam kontestasi Pilkada Jepara. Mohon do’a restunya,” pungkas Supriyanto.
Reaksi publik terhadap pencalonan Supriyanto cukup positif. Masyarakat menilai bahwa Supriyanto merupakan sosok yang mampu membawa angin baru dalam kepemimpinan di Jepara. Di sisi lain, sejumlah tokoh politik menanggapi kehadiran Supriyanto dengan berbagai sikap. Beberapa menyambut baik sebagai bagian dari dinamika demokrasi, sementara yang lain menjadi lebih kritis, mempertanyakan kemampuan dan komitmen Supriyanto dalam menjawab tantangan yang ada di Jepara.
