Simbol Kepedulian dan Pengabdian TNI, Prajurit Kodam Iskandar Muda Bersihkan Menara Masjid Raya Baiturrahman

Nasional206 Dilihat

Menara Masjid Raya Baiturrahman sendiri dibangun pada tahun 1992, bersamaan dengan renovasi besar Masjid Raya Baiturrahman yang menambahkan tujuh kubah dan memperluas halaman masjid. Menara ini awalnya merupakan Tugu Daerah Modal, yang melambangkan kontribusi rakyat Aceh dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Seiring waktu, menara ini menjadi salah satu simbol penting di Aceh, terutama setelah selamat dari gempa dan tsunami pada 26 Desember 2004.

Baca Juga :  Hubungkan Tol Kapal Betung dan Tanjung Carat, Wagub Cik Ujang Dorong Integrasi Logistik Sumsel

Dalam pernyataannya, Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap simbol sejarah Aceh. “Kodam Iskandar Muda selalu hadir untuk membantu masyarakat, sebagai bagian dari Pembinaan Teritorial, khususnya Komunikasi Sosial. Salah satu butir 8 Wajib TNI adalah mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya,” ujar Pangdam.

Baca Juga :  IPA Convex 2026: PHR Unggulkan Operasional dan Inovasi Guna Dorong Pencapaian Produksi Regional 1 Sumatra  

Ia juga menambahkan bahwa prajurit Kodam IM diharapkan selalu siap di masa perang dan bermanfaat di masa damai, sesuai dengan motto Pangdam Iskandar Muda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *