Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Pak Sunaryo ini menegaskan komitmennya untuk terus melestarikan budaya leluhur. “Sebagai pemimpin, saya akan selalu uri-uri budaya atau menjaga dan melestarikan warisan yang sudah turun-temurun ini. Saya juga akan terus berupaya maksimal demi kesejahteraan masyarakat Desa Bangsri yang tercinta. Semoga ke depannya acara ini bisa semakin meriah dan bermakna,” pungkasnya.
Usai prosesi doa ruwatan selesai dilaksanakan, suasana semakin hangat. Ratusan ingkung yang telah didoakan tersebut kemudian dibagikan dan disantap bersama-sama oleh seluruh warga. Momen ini menjadi simbol kebersamaan, kekeluargaan, dan kebahagiaan antarwarga masyarakat Desa Bangsri. (Zulia)
