Palembang, transnewss.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggagas langkah strategis jangka panjang untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, mengusulkan agar optimalisasi ratusan ribu hektare lahan rawa dan gambut diubah menjadi kawasan persawahan produktif. Hal tersebut disampaikannya dalam Diskusi Publik “Kabut Asap dan Nasib Ekonomi Rakyat” di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Kamis (17/9/2026).
Poin Utama Gagasan & Kebijakan:
Solusi Karhutla & Pangan: Mengubah lahan rawa dan gambut menjadi sawah dinilai efektif menekan potensi karhutla sekaligus mendukung program prioritas ketahanan pangan nasional Presiden Prabowo Subianto.
Peningkatan Produktivitas: Lahan sawah baru diharapkan mampu dipanen hingga dua kali dalam setahun.
Pengusulan ke Pusat: Pemprov Sumsel bersama masyarakat berencana mengajukan usulan pemanfaatan lahan ini secara resmi kepada Presiden.
Dampak Ekonomi & Langkah Nyata:
Dalam acara yang digelar DPW Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Sumsel tersebut, Cik Ujang menekankan bahwa kabut asap sangat merugikan aktivitas ekonomi, terutama bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku UMKM.
