Menurutnya BMA berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun Provinsi Aceh ke arah yang yang lebih baik lagi.
“Anugerah ini juga diharapkan dapat memotivasi BMA untuk terus meningkatkan program-program termasuk pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan pembinaan,” kata Mohammad Haikal.
Dalam arahannya Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, menegaskan pentingnya peran UIN Ar-Raniry dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu.
Sebagai lembaga pendidikan yang berlandaskan syariat Islam UIN Ar-Raniry diharapkan mampu menjadi rujukan pendidikan Islam di tingkat nasional bahkan internasional, serta berdiri sejajar dengan universitas bergengsi seperti Al-Azhar di Kairo Mesir.
“Aceh memiliki nilai historis besar. UIN Ar-Raniry harus memiliki peran lebih dari sekadar universitas, dengan menjadi rujukan nasional dan internasional,” ujar Safrizal.
Safrizal menegaskan Pemerintah Aceh berkomitmen penuh untuk mendukung cita-cita besar UIN Ar-Raniry menjadi universitas berkelas dunia.
“Majunya UIN Ar-Raniry adalah majunya Aceh. Kita harus bergerak bersama, meraih masa depan yang gemilang untuk pendidikan Islam di negeri ini,” ujarnya.
