Meski sudah mendapat pengobatan lewat program BPJS Mandiri, beban kehidupan tetap tak mudah. Ayah Aufa, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini berhenti bekerja untuk fokus menjaga putranya di rumah sakit. Sementara sang ibu harus mengatur segala kebutuhan keluarga, mulai dari makan harian, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang selama perawatan, dengan sumber daya yang sangat terbatas.
Foto, rumah pasangan suami istri, M. Amir Mahmud dan Nur Ayu Wulandari di RT 14/4, Desa Bantrung, kecamatan Batealit, Jepara.
“Kami sangat berharap ada bantuan dari para dermawan. Sekarang ini yang paling kami butuhkan bukan hanya untuk pengobatan, tapi juga untuk makan sehari-hari selama mendampingi Aufa. Sampai hari ini, kami belum menerima bantuan dari pemerintah,” ungkap Amir Mahmud dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di RS Kartini Jepara.
Cerita Aufa bukan hanya tentang penyakit. Ini adalah cerita tentang harapan, perjuangan, dan cinta orangtua yang tak kenal lelah. Namun cinta saja tidak cukup tanpa dukungan nyata dari kita semua.
