Berjuang Melawan Kanker, Balita Asal Batealit Jepara Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

Berita, Jawa Tengah198 Dilihat

Meski sudah mendapat pengobatan lewat program BPJS Mandiri, beban kehidupan tetap tak mudah. Ayah Aufa, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini berhenti bekerja untuk fokus menjaga putranya di rumah sakit. Sementara sang ibu harus mengatur segala kebutuhan keluarga, mulai dari makan harian, biaya transportasi, hingga kebutuhan penunjang selama perawatan, dengan sumber daya yang sangat terbatas.

Baca Juga :  Wagub Cik Ujang Hadiri Pelantikan ASSI Sumsel, Pastikan Dukungan Penuh untuk Street Soccer

Foto, rumah pasangan suami istri, M. Amir Mahmud dan Nur Ayu Wulandari di RT 14/4, Desa Bantrung, kecamatan Batealit, Jepara.

“Kami sangat berharap ada bantuan dari para dermawan. Sekarang ini yang paling kami butuhkan bukan hanya untuk pengobatan, tapi juga untuk makan sehari-hari selama mendampingi Aufa. Sampai hari ini, kami belum menerima bantuan dari pemerintah,” ungkap Amir Mahmud dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di RS Kartini Jepara.

Baca Juga :  Sidokkes Polres OKU Gelar Pelayanan Terpadu di Dua Titik, Layani Pasien hingga Tahanan

Cerita Aufa bukan hanya tentang penyakit. Ini adalah cerita tentang harapan, perjuangan, dan cinta orangtua yang tak kenal lelah. Namun cinta saja tidak cukup tanpa dukungan nyata dari kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *