Meskipun kewenangan sungai berada di BBWS, Pemkab Jepara tidak ingin menunggu lama. “Kita akan berkomunikasi dengan BBWS. Kalau prosesnya lambat, saya sudah instruksikan untuk melakukan gotong royong atau urunan – bisa BBM dari BBWS dan alat dari kita, atau sebaliknya,” tegasnya.
Langkah cepat dianggap penting agar lahan pertanian tidak terus terdampak dan petani bisa segera menanam. Selain itu, Bupati juga telah mengarahkan Disparbud untuk mengembangkan kembali wisata Troso guna mendorong ekonomi masyarakat.
Melalui program Ngantor di Desa, Pemkab Jepara berharap dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menanggapi persoalan desa secara cepat serta tepat.(zulia)
