Dalam kesempatan tersebut, Nur Osel Kahisha Putri dan H. Andang Wahyu Triyanto memaparkan visi di balik penggunaan sistem online ini. Menurut mereka, metode ini dipilih untuk menjamin proses seleksi yang lebih objektif, transparan, dan modern.
“Kami ingin mencetak pemimpin yang tidak hanya loyal dan militan, tetapi juga mampu bergerak solid dalam satu barisan serta mengikuti perkembangan teknologi,” ungkap mereka.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa adaptasi teknologi menjadi bukti nyata PDIP Jepara terus berbenah. Proses ini juga bertujuan mencari sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar perjuangan partai.
“Langkah ini merupakan strategi penting untuk memperkokoh struktur organisasi dari tingkat bawah agar lebih siap menghadapi agenda politik ke depan,” tegas mereka.(zulia)
