Gagalkan Diduga Illegal Tapping Jalur Pipanisasi, Pertamina EP Prabumulih dan Kepolisian Bekuk Sindikat Lintas Daerah

Berita, Prabumulih27 Dilihat

Prabumulih, transnewss.com  — Pertamina EP Prabumulih Field yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 (Pertamina Hulu Rokan Zona 4) terus meningkatkan sinergi serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan entitas lain di dalam grup Pertamina.

Salah satu wujud keberhasilan kolaborasi tersebut adalah penggagalan diduga pencurian minyak atau illegal tapping Jalur Trunk Line PPP-KM3 Plaju di Desa Cambai pada Selasa (20/10/2026). Keberhasilan tersebut menjadi wujud kolaborasi PEP Prabumulih Field dengan Pertamina EP Jambi Field, Polres Prabumulih, Polsek Tanah Abang, Polsek Bajubang, dan Polsek Kota Baru Jambi.

Baca Juga :  Cegah Barang Terlarang, Rutan Jepara Diperketat Penggeledahan Tahanan Pascapersidangan

“Kami tidak mentoleransi segala bentuk tindakan yang mengancam keberlangsungan objek vital nasional dan membahayakan masyarakat. Kami berterima kasih kepada PEP Jambi Field dan pihak kepolisian yang telah membantu menjaga keamanan serta keberlangsungan operasi di wilayah kerja kami,” kata Eko Bagus Wibowo, Pjs. Senior Manager PEP Prabumulih Field.

Penggagalan illegal tapping ini bermula dari informasi awal yang didapatkan tim HSSE Operations PEP Prabumulih Field pada 9 Oktober 2026. Tim mendapatkan laporan bahwa ada dugaan sindikat illegal tapping melakukan operasi di sejumlah titik di Jambi dan PALI, serta berencana melakukan aksi serupa di Prabumulih.