Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Niño’, Polres Musi Rawas Siap Tempur Cegah Karhutla

Berita, Sumsel12 Dilihat

Prediksi Puncak Kemarau: Juli s.d. Agustus 2026.

Ancaman Utama: Kebakaran hutan, kabut asap pekat, gagal panen, hingga lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Menghadapi kondisi ekstrem ini, kesiapan dan kolaborasi seluruh pihak mutlak diperlukan agar potensi karhutla bisa kita cegah sedini mungkin,” tegas AKBP Agung.

Prioritas Langkah Preventif dan Sanksi Tegas

Baca Juga :  Wali Kota Prabumulih Terima Audiensi Panitia Pembangunan Gereja GKPB-MDC

Sebagai langkah antisipasi sebelum api membesar, Polres Musi Rawas akan mengedepankan strategi pencegahan. Upaya yang akan digenjot meliputi:

Edukasi terstruktur kepada masyarakat secara masif.

Patroli terpadu di titik-titik rawan.

Deteksi dini titik api (hotspot).

Optimalisasi teknologi pemantauan jarak jauh.

Di akhir penyataannya, Kapolres memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum yang masih berniat curang dalam membuka lahan.

Baca Juga :  Polres Musi Rawas Juara Pembangunan Sumur Bor Se-Sumsel, Dapat Apresiasi Kapolda Saat Resmikan 2 Titik Baru  

“Karhutla bukan sekadar urusan penegakan hukum, melainkan masalah kemanusiaan dan keselamatan lingkungan. Kami mengimbau keras kepada masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Dampaknya sangat merugikan luas, dan bagi pelaku yang melanggar, sanksi pidana tegas sudah menanti,” tutupnya.