Edy mengatakan, masih ada kegiatan untuk masyarakat dalam memeriahkan Hari Kartini diantaranya pawai yang diikuti oleh pelajar. Hal ini sangat perlu untuk diteruskan bagi generasi muda terutama para pelajar. Ada 2 permasalahan utama yang harus diluruskan sebagai pewaris Perjuangan Kartini.
“Pertama, simplikasi perjuangan Kartini sebatas Pahlawan Emansipasi. Dan kedua, peran Kartini yang banyak masyarakat anggap sebatas wacana diantara kemampuan literasi beliau yang sangat baik.” tandas Edy
Kata Edy, dengan kedekatan historis dan geografis, Jepara memiliki pendopo, dan kamar pingit sebagai saksi. Serta kemasyuran ukiran Jepara, yang mendunia sebagai bukti, perjuangan R.A. Kartini. Tak hanya itu, peran beliau menyalakan api nasionalisme pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia adalah hal yang tak terbantahkan,” tegas Edy.
“RA. Kartini, telah turut membentuk dan merubah peradaban manusia Indonesia melalui pendidikan kaum perempuan sebagai ibu bangsa.”
Sebagai pewaris, dan keturunan ideologis Kartini, Edy mengajak, untuk meneladani semangat dan nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini tak sebatas kulit ari. Edy juga mengingatkan bagaimana R.A Kartini mengobarkan semangat perjuangan dalam mengatasi permasalahan bangsa,” pungkasnya.
(sus)
