Baturaja,transnnewss.com – Ratusan karyawan dari PT Mitra Ogan menggelar orasi damai di halaman kantor DPRD OKU pada hari Senin (22/04/24) pukul 09.00 WIB. Dalam orasinya, para karyawan menyampaikan dua tuntutan utama kepada manajemen perusahaan mereka.
Tuntutan pertama adalah pembayaran gaji selama empat bulan terakhir yang masih tertunggak. Para karyawan menekankan pentingnya pembayaran tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja keras mereka selama periode tersebut.

Tuntutan kedua adalah agar segera diadakan replanting pada tanaman yang sudah lanjut usia yang hasilnya sudah tidak produktif lagi.
Selanjutnya, sejumlah perwakilan karyawan PT Mitra Ogan disambut oleh anggota DPRD OKU dan langsung diterima beraudiensi di bangunan musyawarah DPR OKU. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD OKU, Marjito Bahri, Mirza Gumay, Ledy Patra, Parwanto, dan Yopi Sahrudin, serta perwakilan dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Polres OKU, dan Dandim 0304 OKU.
Mirza Gumay S.Ip., menanggapi perwakilan dari peserta aksi anak perusahaan PT. Raja Wali Nusantara 3, dan PTPN3, menyatakan bahwa persoalan ini adalah antara bapak dan anak perusahaan dan harus dibawa kementerian BUMN, ” Kalau permasalahan ini hanya dibahas sebatas di pemerintahan Kabupaten Oku tidak akan ada penyelesaian, intinya bawak permasalahan ini ke pusat dan bentuk Pansus. Penting untuk dibawa ke pusat agar dapat dicari solusi terbaik, kami akan mengawal permasalahan ini sampai ke pusat “, tegas Mirza.
