Dijelaskan Kasatreskrim peristiwa tersebut berawal dari keributan antara korban dengan pelaku. Keributan tersebut diduga dipicu lantaran pelaku ingin meminta uang kepada korban sebesar Rp150 ribu. Karena tersangka mengetahui kalau korban baru mendapatkan uang pencairan dari koperasi Mekar Rp6 juta.
“Pelaku tahu kalau korban baru dapat uang pencairan dari koperasi Mekar sebesar Rp 6 juta,”kata Kasat Reskrim.
Uang tersebut menurut pelaku alasannya akan digunakan untuk biaya berangkat mencari kerja. Namun tidak diberikan oleh korban. Sehingga pelaku di omeli oleh korban. Kemudian terjadi cekcok mulut dan pertengkaran.
Karena minta uang tak di kasih. Entah setan dari mana pelaku mengambil parang di atas rak dapur. Kemudian setelah memegang parang langsung membacok kearah kepala korban sebanyak 3 kali.
Mendapat serangan tersebut, korban berusaha berlari keluar. Namun di kejar oleh pelaku. Pada saat di depan rumah, pelaku kembali membacok korban dengan parang secara membabi buta dan korban tergeletak tengkurap di depan rumah.
