Wujud Ketakwaan dan Kedekatan dengan Masyarakat
Dalam sambutannya di sela-sela memantau prosesi penyembelihan, Kapolres Musi Rawas menekankan bahwa esensi kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk mengasah empati sosial dan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Idul Adha adalah momentum bagi kita semua untuk meneladani keikhlasan dan semangat pengorbanan. Melalui 57 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang dikurbankan hari ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga membawa kemaslahatan dan kebahagiaan langsung di tengah-tengah masyarakat. Semoga berkah kurban ini mempererat silaturahmi dan membawa kedamaian di Kabupaten Musi Rawas,” ujar AKBP Agung Adhitya Prananta.
Distribusi Tepat Sasaran dan Ungkapan Syukur Warga
Untuk memastikan manfaat kurban dirasakan secara merata, seluruh daging kurban didistribusikan secara door-to-door dan terjadwal kepada berbagai elemen masyarakat yang membutuhkan. Mulai dari pondok pesantren, panti jompo, panti sosial, rekan-rekan media, Organisasi Kepemudaan (OKP), komunitas ojek, warga binaan, Pekerja Harian Lepas (PHL) Polres, hingga warga yang berada di sekitar lingkungan Polres maupun Polsek jajaran.
