Selain itu, ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi di era digital, ketajaman intelektual, dan landasan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Intelektualitas dinilai harus diiringi dengan tindakan progresif agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, pihak panitia penyelenggara menegaskan bahwa Lakmud ini dirancang bukan sekadar agenda seremonial atau administratif belaka, melainkan momentum strategis untuk melahirkan kader penggerak di tingkat Pimpinan Ranting (PR) hingga komisariat. Melalui forum ini, para peserta diharapkan mampu mengasah nalar kritis, memperkuat solidaritas, serta menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang bermanfaat langsung bagi masyarakat Kecamatan Tahunan dan Kabupaten Jepara secara luas.(zulia)
