“Kapolda maunya ke pondok pesantren, artinya beliau juga santri. Jika ulama dan umara bersatu, kamtibmas pasti terjaga. Kami dari NU siap menjadi mitra dalam menjaga keamanan,” ungkapnya.
KH. Munir juga memuji pendekatan humanis Kapolda Sumsel yang mengusung semangat kebaikan.
“Slogan ‘Sudahkah kita berbuat baik hari ini?’ sangat menginspirasi. Niat baik adalah fondasi utama untuk mencegah kejahatan secara fundamental. Bahasanya sederhana, namun sangat bermakna,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumsel didampingi Ketua PW NU Sumsel, jajaran Polda, Kapolres Musi Rawas, serta Sekda setempat turut melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan tempat wudhu yang merupakan bantuan dari Polda Sumsel untuk Ponpes Walisongo. (Yan)
