“MoU ini untuk payung besar, mendukung dan memperkuat omset produk para pelaku UMKM Banyumas. Nanti Dinnakerkop UKM Kabupaten Banyumas bersama BPC PHRI Banyumas dapat melakukan semacam survei kecil, apa yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM. Nanti akan dibuat untuk mendesain program dan teknisnya,” ujar Iwanuddin Iskandar.
Sementara itu, Ketua BPC PHRI Banyumas Irianto menyatakan kesiapan PHRI dalam mewujudkan arah tujan MoU kali ini. Dari sisi PHRI, pegrs PHRI berkomitmen dan diawali kordinasi dengan para anggota PHRI, guna bersama-sama mensukseskan upaya membantu memasarkan aneka produk UMKM di Banyumas.
“Kita terus meningkatkan komunikasi dan kordiasi bersama teman-teman anggota PHRI dan teman-teman UMKM. Membangun UMKM juga berarti membangun Banyumas, dengan potensi UMKM Banyumas, kami ingin saling terkoneksi. Kami ingin menjadi sahabat, juga medianya UMKM,” ujar Irianto.
Usai pembukaan dan penandatanganan MoU, dilanjutkan Launching UMKM Saba Hotel / Restoran, dengan ditandai pemukulan gong oleh Pj Bupati Banyumas Iwanuddin Iskandar, didampingi Kepala Dinnakerkop UKM, Kabag UMKM, Kepala Dinporabudpar, Kepala Dinperindag, Ketua BPC PHRI dan perwakilan Undangan, Kemdian mencicipi produk UMKM yang ada di stand bazar UMKM Saba Hotel dan Restoran dan ditutup dengan diskusi makan siang bersama.(***)
