Bapak Kariyono (Ketua Panitia Gebyar Sedekah Bumi 2026).
Rangkaian Tradisi dan Budaya
Sebagai desa yang dikenal dengan julukan Desa Seni Budaya, Desa Kawak menyuguhkan rangkaian ritual adat yang memukau, antara lain:
Sepak Bola Api & Perang Obor: Simbol semangat dan tolak bala.
Festival Jondang: Arak-arakan hasil bumi sebagai bentuk syukur.
Pagelaran Wayang Kulit: Menampilkan Dalang Pak Sasmito dari Srobyong dengan lakon “Wahyu Katentreman”.
“Budaya adalah warisan leluhur yang harus kita jaga agar tidak punah. Ini adalah jati diri kita,” ujar salah satu panitia di sela-sela acara.
Pesan Petinggi Desa: Simbol Kerukunan dan Kemakmuran
Dalam sambutannya, Petinggi Desa Kawak, Eko Heri Purwanto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Beliau menekankan bahwa Sedekah Bumi bukan sekadar ritual, melainkan perekat sosial warga.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan panitia yang telah bekerja keras. Tradisi ini adalah pengingat bagi kita untuk terus melestarikan nilai-nilai lama di tengah zaman yang modern,” ujar Eko Heri.
