Jepara,transnewss.com – Program Bupati Ngantor di Desa yang dilaksanakan pada 22 April 2025 di Desa Banyuputih, Kalinyamatan, menjadi momentum penting dalam menyerap langsung aspirasi masyarakat desa industri. Kehadiran Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, dan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar mengungkap persoalan strategis terkait infrastruktur dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang belum berjalan optimal di wilayah dengan aktivitas industri padat karya.
*Permasalahan Utama*
– Kepadatan lalu lintas dan kerusakan infrastruktur jalan, terutama saat musim hujan, akibat tingginya aktivitas industri.
– Minimnya drainase dan belum terwujudnya pembangunan jembatan penghubung antar desa yang diusulkan sejak 2020.
– Belum optimalnya kontribusi CSR dari perusahaan besar, meski telah beroperasi bertahun-tahun dan mempekerjakan puluhan ribu tenaga kerja lokal.
– Kebutuhan penguatan nilai religius dan sosial sebagai identitas warga di tengah pesatnya arus industri dan investasi.
*Rekomendasi Kebijakan*
