Jepara, transnewss.com – Suasana khusyuk menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara pada Selasa, 28 April 2026. Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) nasrani berkumpul untuk memperingati Paskah, sebuah momentum yang difasilitasi pihak Rutan sebagai bentuk nyata pemenuhan hak beribadah dan penguatan spiritual.
Simbol Pembaruan Diri
Ibadah Paskah ini bukan sekadar rutinitas keagamaan. Di bawah pengawalan petugas, para warga binaan mengikuti rangkaian acara dengan tertib, mulai dari:
Puji-pujian dan Doa Bersama: Menciptakan atmosfer yang tenang dan reflektif.
Renungan Paskah: Menekankan makna kebangkitan sebagai simbol harapan baru.
Pesan Moral: Mengajak para WBP untuk menjadikan momen ini sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih baik.
Komitmen Pembinaan Humanis
Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian adalah pilar penting dalam proses reintegrasi sosial para warga binaan.
“Paskah tahun ini kami harapkan menjadi pemacu semangat bagi warga binaan untuk berubah. Kami berkomitmen penuh memfasilitasi kebutuhan spiritual mereka, karena iman yang kuat adalah fondasi utama bagi perubahan perilaku,” ujar Renza.
