“Rakyat Kota Lubuklinggau menginginkan kembalinya sekolah gratis dan berobat gratis dengan menjadikan Mawardi Gubernur. Dan menjadikan Sumselbar pemekaran menjadi provinsi baru dan Lubuklinggau menjadi ibukotanya, harus Mawardi gubernurnya dan Rodi Wijaya walikotanya,” katanya.
Dirinya mengulas, lima tahun lalu sudah diajukan untuk wilayah Sumselbar dimekarkan, tapi pihak sebelah tidak menginginkan pemekaran itu terjadi.
“Kali ini akan kita wujudkan pemekaran itu dengan menjadikan Matahati gubernur,” jelasnya.
Ditambahkan Hj Anita Noeringhati, menginginkan satu Insyaa Allah Matahati memimpin Sumsel, perempuan harus diberikan porsi dan kesempatan untuk bekerja dan berusaha.
“Semua itu akan terwujud manakala Wakil Gubernurnya Anita Noeringhati. Kami akan membuat infrastruktur akan merata diseluruh Sumsel. Bahwa kedekatan Mawardi dan Prabowo sangat dekat, semua kebijakan akan optimal di Sumsel. Untuk otu tanggal 27 November nanti jangan bergeser lagi, Nomor 3 untuk Sumsel dan nomor 1 untuk Lubuklinggau. Jangan tegiur dengan janji manis. Dibawah Rodi Wijaya Lubuklinggau lebih maju lagi,”ajaknya.(Tim)
