Dijelaskan AKP Fauziah Tamal, pada OPS Zebra kali ini pihaknya lebih mengedepankan dan memaksimalkan penggunaan Etle. Dimana kata dia, di Kabupaten OKU ini ada 4 titik etle yang telah terpasang dan memantau setiap pelanggaran berlalu lintas.
“Jadi, kita lebih memaksimalkan penggunaan Etle. Meskipun kita tetap melaksanakan tilang konvensional namun tidak kita gelar razia yang sifatnya berkumpul. Kita hanya hunting saja, jika terdapat pelanggaran yang secara kasat mata, tetap akan kita tilang,” jelasnya.
Kalaupun memang akan ada razia yang akan di gelar, tambah kasat lantas, maka akan digelar secara gabungan. ” Sifatnya harus gabungan antara, satlantas, Samapta, atau dengan Dinas Perhubungan,” tambahnya.
Dari penjelasan AKP Fauziah Tamal sendiri untuk titik etle yang ada di Kabupaten OKU diantaranya di simpang 4 lampu merah Air Paoh, di simpang 4 Sukajadi, di jembatan Ogan 1 Serta di depan ramayana.
“Untuk titik nya ada 4, namun yang sudah aktif ada 2 yakni di jembatan Ogan 1 dan di depan ramayana. Nah, pengaruhnya Dengan tilang Etle ini, jika pelanggar tidak segera membayar denda briva, maka secara otomatis akan memblokir data kendaraan tersebut disaat akan membayar pajak kendaraan,” pungkasnya.(***)
