Pasien Cuci Darah Lansia Terlantar di RSMH Palembang, Dinkes Prabumulih Sebut Hanya Miskomunikasi

Berita, Prabumulih22 Dilihat

Klarifikasi Dinas Kesehatan

Menanggapi insiden ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Djoko Listyano, SKM, M.Si, membantah adanya unsur kesengajaan dan mengarahkan persoalan ini sebagai miskomunikasi operasional.

Menurut Djoko, 11 pasien di luar Fatimah telah menyelesaikan tindakan medis lebih awal pada sesi kedua. Karena keberatan menunggu giliran Fatimah (sesi ketiga) hingga malam, mayoritas penumpang meminta sopir mengantar mereka pulang terlebih dahulu ke Prabumulih.

Baca Juga :  Curi Kabel Tol Indralaya–Prabumulih Senilai Rp35 Juta, Pria Asal Muara Enim Ditangkap Polisi

Berdasarkan laporan pengemudi PSC di lapangan, pihak armada telah menyampaikan rencana operasional tersebut langsung kepada Fatimah sebelum bertolak ke Prabumulih. Sopir berniat kembali menjemput Fatimah di Palembang setelah menyelesaikan pengantaran gelombang pertama.

“Jadi ini hanya miskomunikasi saja. Sopir sudah menyampaikan kepada Ibu Fatimah bahwa setelah mengantar pasien lainnya pulang ke Prabumulih, akan kembali lagi menjemput beliau,” terang Djoko.(kenzo)