Menanggapi terselenggaranya inovasi tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara petugas, peserta magang, dan warga binaan. Ia menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata dari upaya pemulihan hidup narapidana. “Inovasi pembuatan keripik pisang ini bukan sekadar untuk mengisi waktu luang, melainkan bertujuan membentuk jiwa kewirausahaan. Kami berharap keterampilan praktis ini kelak dapat menjadi modal kemandirian ekonomi bagi warga binaan saat mereka berintegrasi kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Bakesbangpol Jepara Gelar Seleksi Wawasan Kebangsaan dan TIU untuk Calon Paskibraka 2026
Sumber : rill humas
Laporan : zulia
