“Kita akan menyampaikan bahwa kedatangan Tim Bappenas dan tim dari Brasil ini untuk mendemonstrasikan penanganan kebakaran hutan menggunakan cairan yang bernama Realiza Anticomas. Cairan ini direkomendasikan untuk mendukung teknis pemadaman api secara efektif,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan bahwa kehadiran tim tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk mencari solusi dalam menghadapi persoalan karhutla yang masih menjadi tantangan di wilayah Sumsel.
Menurut Herman Deru, meskipun Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) tidak hadir secara langsung, dukungan yang diberikan menunjukkan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam penanganan karhutla.
“Menko Polkam secara fisik memang tidak hadir, tetapi beliau mengirimkan semangat kebersamaan kepada kita. Beliau tentu bukan hanya ingin meninjau, tetapi juga memberikan solusi, di antaranya dengan membawa tim Bappenas dan rekan-rekan dari Brasil yang akan membantu kita melalui teknologi untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujar Herman Deru.
