Senada, Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Yos Guntur, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektoral adalah kunci utama. Menurutnya, tidak boleh ada ruang tersisa bagi jaringan narkoba, termasuk yang berusaha beroperasi dari balik terali besi.
“Tidak ada ruang bagi jaringan narkoba, termasuk yang mencoba beroperasi dari dalam lapas,” tegasnya.
Sementara itu, Kalapas Semarang, Ahmad Tohari, menyampaikan bahwa kunjungan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan terhadap warga binaan. Salah satu poin penting yang disepakati adalah penguatan Sistem Peradilan Pidana agar kinerja dan pelayanan menjadi lebih optimal.
Dengan sinergi yang semakin solid ini, diharapkan lingkungan lembaga pemasyarakatan dapat tetap kondusif, aman, dan bebas dari pengaruh narkotika demi mendukung proses pembinaan yang maksimal. (Zulia)
