Keberhasilan Desa Tegalsambi tak lepas dari nilai unggul dalam pelestarian tradisi budaya dan kearifan lokal, khususnya melalui upacara adat Perang Obor. Tradisi ini dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan memiliki nilai spiritual sebagai wujud rasa syukur, ritual tolak bala, hingga penguat semangat gotong royong dan kerukunan warga di tengah modernisasi zaman.
Menanggapi capaian luar biasa ini, Petinggi Desa Tegalsambi, H. Agus Santoso, SE, menyatakan rasa haru dan bangganya. Prestasi ini terasa istimewa karena Desa Tegalsambi berhasil mempertahankan gelar juara selama dua tahun berturut-turut di masa kepemimpinannya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jepara dan dewan juri atas kepercayaan yang diberikan. Prestasi ini adalah buah kerja keras seluruh perangkat desa, BPD, ibu-ibu PKK, serta seluruh lapisan masyarakat Desa Tegalsambi yang telah bahu-membahu mendukung kemajuan desa,” ujar H. Agus Santoso.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat dalam mengembangkan potensi desa ke depan.
