Acara yang berlangsung efisien selama kurang lebih dua jam ini ditutup dengan simbolis pemotongan tumpeng. Kapolres berharap SPPG ini dapat menjadi model percontohan yang baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat terus berjalan transparan dan berkualitas.
Kombinasi program kesehatan gizi dan bantuan sosial ini dinilai sangat tepat sasaran, karena langsung menyentuh kebutuhan dasar anak-anak dan kepedulian terhadap kelompok disabilitas. Polres OKU kembali membuktikan hadirnya Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pelayan masyarakat yang humanis.(***)
