Selain itu, menurutnya, OKU juga memiliki posisi strategis sebagai pusat pelayanan bagi kabupaten tetangga yang belum memiliki struktur Forkopimda lengkap. Peluang ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memperkuat daya saing OKU.
Dalam sambutannya, Gubernur juga menyinggung tema Hari Jadi ke-115 OKU, “Satukan Langkah, Kokohkan Semangat, Sayangi OKU,” yang dinilainya sangat relevan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antarinstansi dalam membangun daerah.
Pemprov Sumsel, lanjutnya, terus memberikan bantuan guna mempercepat pembangunan di OKU. Bahkan saat ini sudah masuk sejumlah usulan tambahan bantuan, sebagai bukti komitmen Pemprov dalam mendorong pemerataan pembangunan.
Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, Gubernur juga menekankan pentingnya peran orang tua dan pendidik dalam membimbing generasi muda. Ia mengingatkan bahwa anak-anak harus didorong menjadi penguasa teknologi, bukan korban dari kemajuannya.
“Kita tidak boleh lalai. Anak-anak harus mampu mengendalikan teknologi, bukan dikendalikan. Muatan lokal di sekolah juga harus mencakup materi terkait teknologi,” tegasnya.
