Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten OKU Timur, Nasrul, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kejuaraan ini mencakup 25 kelas lomba dengan jumlah peserta terdaftar mencapai 322 pembalap, dengan potensi untuk bertambah.
Menurutnya, penyelenggaraan acara tidak hanya sebagai ajang kompetisi olahraga otomotif dan hiburan masyarakat, namun juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha dan UMKM.
Melalui Sriwijaya Open Race dan Motor Exhibition Tahun 2026, Pemkab OKU Timur berharap kegiatan olahraga skala besar ini dapat terus dikembangkan sebagai sarana pembinaan prestasi dan penggerak perekonomian daerah.(***)
