Dari hasil audiensi tersebut, sambung AKBP Wahyu, para suporter Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, untuk tidak hadir dalam pertandingan Derby Muria yang akan dilaksanakan di Kudus.
“Jadi kami sudah mengimbau kepada kelompok suporter untuk tidak hadir kesana,” ucapnya.
Selain itu, Abituren Akpol 2003 ini mendorong suporter Persijap untuk menonton melalui layar televisi rumahnya masing-masing saja atau ke tempat-tempat nonton bareng (Nobar) yang telah disediakan, tidak perlu berangkat ke Kudus atau ke stadion.
“Kita harus mengsukseskan juga penyelenggaraan ini dengan patuh terhadap persyaratan yang ada.
Para suporter Persijap saya imbau untuk menonton pertandingan via streaming atau televisi di rumahnya masing-masing maupun tempat nobar yang telah disediakan,” terangnya.
Dengan ada beberapa langkah antisipasi yang dilakukan, Kapolres Jepara ingin pertandingan Derby Muria bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kerusuhan.
“Tentunya ada histori, ingin sepakbola ini bagus bukan untuk ajang adu kekuatan para suporter, sehingga kami ingin sepakbola menjadi hiburan bagus, makanya kami komunikasi ke kelompok suporter untuk tidak kesana,” tutupnya.
(sus)
